Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Indeks Dolar AS Tetap Turun Meskipun Terjadi Pemulihan Baru-Baru Ini
Wednesday, 19 March 2025 15:27 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), indeks nilai Dolar AS (USD) yang diukur terhadap sekeranjang enam mata uang dunia, menarik beberapa pembeli ke sekitar 103,50 selama sesi Eropa awal pada hari Rabu (19/3). Para pedagang bersiap untuk keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu nanti, tanpa ada perubahan suku bunga yang diharapkan.

Proyeksi ekonomi baru dari pejabat Fed akan diawasi dengan ketat karena dapat memberikan beberapa petunjuk tentang bagaimana para pembuat kebijakan memandang kemungkinan dampak kebijakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Secara teknis, prospek bearish DXY tetap berlaku, ditandai dengan indeks yang bertahan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 100 hari yang penting pada jangka waktu harian. Jalur yang paling mudah adalah ke sisi bawah karena Relative Strength Index (RSI) 14 hari, yang berada di bawah garis tengah mendekati 31,15, mendukung para penjual dalam waktu dekat. Dalam peristiwa bearish, level terendah 18 Maret di 103,20 bertindak sebagai level support awal untuk indeks USD. Level penting yang perlu diperhatikan adalah 102,00, yang mewakili level psikologis dan batas bawah Bollinger Band. Penurunan yang berlanjut dapat menyebabkan penurunan ke 100,53, level terendah 28 Agustus 2024.

Di sisi positifnya, level resistance langsung untuk DXY muncul di 104,10, level tertinggi 14 Maret. Lebih jauh ke utara, rintangan berikutnya terlihat di 105,45, level tertinggi 6 November 2024. Setiap tindak lanjut pembelian di atas level ini dapat menyebabkan reli ke 106,10, EMA 100 hari.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS